WhatsApp Image 2018-03-01 at 5.51.18 PM

Demokrat dan TNI Langsung Bongkar Rumah Reot Dewi yang Sempat Viral

Kunjungan yang dilakukan H. Harnojoyo bersama jajaran Partai Demokrat menjadi sebuah berkah bagi Dewi (39) janda yang beritanya viral di sosial media (sosmed) karena tingal di rumah reot tidak layak huni yang terletak jalan Puding kelurahan 20 Ilir D. III Palembang.

Dimana, usai dikunjungi Walikota non aktif tersebut, kader Demokrat bernama M. Ridho bersama pihak TNI dari jajaran Kodim 0418 Palembang langsung mengeksekusi kediaman perempuan yang kesehariannya bekerja sebagai buruh cuci tersebut.

Ridho mengatakan, dirinya cukup prihatin dengan kondisi rumah Dewi, hal itu setelah safari subuh bersama H. Harnojoyo yang juga ketua Partai Demokrat Kota Palembang.

“Sebenarnya ini sudah pernah didatangi dan mau diperbaiki oleh bapak Harnojoyo, tapi ada persoalan teknis. Kemarin kami coba komunikasi dan alhamdulillah bisa dilakukan dan bantuan juga datang dari kodim 0418, jajaran Kodim 0418 turut membantu tenaga dengan membongkar untuk memperbaiki rumah tersebut,” sampainya.

Dengan adanya bantuan tersebut, Ridho bersyukur bisa bersama-sama TNI membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap sesama, semoga bantuan yang diberikan bermanfaat,” tandasnya.

WhatsApp Image 2018-03-01 at 5.51.18 PM11

Mendengar jika rumah Dewi sudah diperbaiki, Harnojoyo merasa senang. Meski secara pribadi dirinya tidak dapat membantu karena terikat aturan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Sebenarnya saat saya masih aktif sebagai Walikota, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan yayasan Budha Tzu Chi sudah beberapa kali mau melakukan bedah rumah Ibu Dewi ini. Karena lahannya sedikit bermasalah, sehingga belum bisa diwujudkan,” ungkapnya.

Harnojoyo ikut senang karena saat ini Dewi sudah menemukan solusi terhadap permasalahannya, dan mengatakan akan turut membantu dalam hal lain.

Kita upayakan agar keluarga ini mendapat rumah yang layak, dan sumber air bersih. Karena, yang penting mereka bisa nyaman tinggal dirumah dan tidak perlu takut roboh dan kebocoran lagi. Tinggal kita lihat teknisnya seperti apa yang bisa dibantu,” Ujar Harnojoyo.

Senada, Lurah 20 Ilir D. III, Masayu Jumilah menyampaikan, pihak kelurahan maupun kecamatan sudah sejak lama mengupayakan bedah rumah ibu Dewi.

“Sudah sejak lama kami mengupayakan bantuan bedah rumah, namun tanah yang ibu Dewi tempati bukan tanah miliknya, melainkan tanah dari keluarga almarhum suaminya, sehingga Pemerintah kota Palembang belum bisa merealisasikannya,” tandasnya. (rms)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>