Tue. Aug 4th, 2020

Masyarakat Wajib Gunakan Masker Saat Di Luar Rumah

2 min read

Palembang-Walikota Palembang Terbitkan Intruksi Walikota, Masyarakat yang Melanggar Siap Terima Sanksi

Walikota Palembang telah menerbitkan Intruksi Walikota nomor 1 Tahun 2020 tentang Peningkatan Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kota Palembang.

Intruksi ini dikeluarkan sebagai upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Palembang.

“Jika sebelumnya kita mengeluarkan surat edaran berupa himbauan, kali ini kita keluarkan intruksi, artinya lebih tegas, dengan dasar instruksi ini Masyarakat yang melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah, akan mendapatkan sanksi” Kata Walikota Palembang Harnojoyo, Usai rapat bersama tim Gugus Tugas, Selasa (21/4/2020).

Instruksi Walikota Palembang ini juga sebagai langkah persiapan, jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) benar-benar diterapkan di kota Palembang.

“untuk menetapkan PSBB kita menunggu persetujuan dan arahan dari Kementerian Kesehatan, dengan intruksi yang kita keluarkan ini juga sebagai upaya persiapan jika nanti benar diterapkan PSBB” Ujar Harnojoyo.

Beberapa poin penting dalam intruksi tersebut, diantaranya Mewajibkan seluruh masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker, membatasi perkumpulan orang, atau acara yang melibatkan banyak orang, pembatasan penumpang angkutan umum, pembatasan jam operasional pasar, serta penjagaan pintu masuk Kota Palembang

“Ada lebih dari 200 regu tim gugus tugas yang kita sebar di 18 Kecamatan, melibatkan TNI dan Polri yang akan merazia langsung masyarakat yang melanggar aturan tersebut, bagi yang melanggar siap-siap diberi sanksi, bahkan jika ada masyarakat yang ngeyel, sanksinya yang bersangkutan akan ditetapkan sebagai ODP dan disolasi di Wisma Atlet Jakabaring” Kata Harno.

Harnojoyo menambahkan, saat ini pihaknya telah menyiapkan bantuan kepada 40.700 Kepala Keluarga di Kota Palembang untuk mendapatkan bantuan sosial.

“Masyarakat harap bersabar, akan dibagikan langsung ke rumah-rumah, datanya diambil dari dinas sosial, 40.700 KK ini merupakan masyarakat yang membutuhkan, dan tidak masuk dalam penerima PKH dari Kemensos” ujarnya.

Namun Harnojoyo berharap Masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang.

“Masyarakat kami minta tidak panik dan tetap tenang, jangan percaya terhadap berita yang belum jelas sumbernya, Kalaupun nantinya diterapkan PSBB, tidak usah panik, karena sebenarnya sebagain sudah kita jalani, seperti libur sekolah, kerja daei rumah, semua itu bagian dari PSBB, tidak ada pelarangan, hanya pembatasan, ini semua demi kebaikan kita bersama, semoga wabah Covid-19 segera berlalu” Pungkas Harnojoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Harnojoyo | Newsphere by AF themes.